Kelebihan dan Kekurangan Redmi 9T

Kelebihan dan Kekurangan Redmi 9T

Simplygoodfoodtv – Xiaomi menghadirkan ponsel menarik dari keluarga seri Redmi 9, yakni Redmi 9T. Dapat dikatakan bahwa Redmi 9T ini merupakan alternatif menarik dari Redmi 9 yang cenderung rata-rata dari segi spesifikasi umum. Selain itu, kehadiran Redmi 9T ternyata berpengaruh pada turunnya harga Redmi 9.

Redmi 9T mungkin merupakan varian lain dari ponsel yang masih satu keluarga dengan Xiaomi, yakni POCO M3. Pasalnya, spesifikasi POCO M3 hampir mirip dengan Redmi 9T, harga yang ditawarkan juga tidak terlalu jauh, masih di kisaran Rp 2 jutaan.

Kelebihan Redmi 9T

Siapa sangka ada ponsel murah dengan beberapa keunggulan unggulan seperti Redmi 9T? Perhatikan poin-poin di bawah ini.

1. Performa chipset oke

Redmi 9T hadir dengan chipset cepat bernama Qualcomm Snapdragon 662. Berbekal chipset ini, Redmi 9T cukup bertenaga di kelasnya untuk gaming kelas menengah, aktivitas hiburan, dan multitasking mulus bebas lag.

Qualcomm Snapdragon 662 sendiri merupakan chipset yang hadir dengan dua kelompok delapan inti, yaitu 4 Kryo 260 Gold dan 4 Kryo 260 Silver. Mereka berasal dari ARM Cortex A73 dan A53. Sedangkan untuk pengolah grafisnya adalah Adreno 610.

Untuk performa, Redmi 9T memiliki chipset yang mirip dengan POCO M3 yang tentunya membuat performa ponsel ini tidak terlalu berbeda. POCO M3 sendiri berhasil meraih skor benchmark 177.904 di AnTuTu v8 berdasarkan pengujian GSMArena

Dalam tes GeekBench 5, POCO M3 mencetak skor 308 untuk tes single-core dan skor 1398 untuk tes multi-core.

Redmi 9T menunjukkan hal yang tidak jauh berbeda. Menurut pengujian situs Unbox.ph, Red atau 9T memperoleh skor 314 di GeekBench 5 untuk tes single-core dan skor 1347 untuk tes multi-core. Selisih skor tidak terlalu besar yang menunjukkan kapasitas Redmi 9T.

Menurut pengujian situs Unbox.ph, Redmi 9T dapat menjalankan sebagian besar aplikasi Android tanpa masalah dan mampu memainkan game Android populer dengan pengaturan yang layak.

Hal yang sama juga dikatakan oleh situs Gamerbraves. Menurut mereka, Redmi 9T bisa menjalankan berbagai game dengan benar dan lancar. Contohnya Mobile Legends, League of Legends, dan Call of Duty di setting medium.

2. Masa pakai baterai yang lama

Redmi 9T merupakan produk yang menarik karena untuk pertama kalinya produk seri Redmi hadir dengan baterai 6000mAh. . Karena kapasitas baterai terbesar dari seri Redmi adalah sekitar 5000mAh.

Xiaomi sendiri mengklaim bahwa daya tahan baterai Redmi 9T dapat digunakan untuk mendengarkan musik hingga 195 jam, menonton film selama 17 jam, bermain game hingga 14 jam, dan melakukan panggilan selama 56 jam.

Dengan baterai besar dan chipset berdaya rendah, ponsel ini memiliki daya tahan baterai yang sangat lama. Hal ini juga terlihat pada uji POCO M3 di situs GSMArena yang menunjukkan bahwa POCO M3 mencapai peringkat ketahanan 154 jam, dengan waktu panggilan 46 jam, navigasi 21 jam atau pemutaran video 17. jam.

Situs Unbox.ph sendiri menyatakan bahwa baterai Redmi 9T bisa bertahan hingga 2 hari. Sedangkan situs Gamerbraves menyebutkan Redmi 9T hanya turun 10% saat memainkan game Wild Rift selama 40 menit. Artinya daya tahan ponsel ini cukup baik.

3. Fitur pengisian cepat dan pengisian balik

Selain kapasitas baterainya yang besar, Redmi 9T juga menawarkan fitur fast charging 18W. Hal ini tentu menarik mengingat di kategori harganya paling-paling mendukung fast charging hingga 15 watt.

Anehnya, di dalam kotak retail Redmi 9T dilengkapi dengan charger yang mendukung 22,5 W. Dengan charger ini Redmi 9T bisa terisi penuh dalam waktu hampir 3 jam. Hal ini sangat wajar mengingat kapasitas baterainya yang mencapai 6000mAh.

Selain itu, Redmi 9T juga dapat digunakan sebagai power bank untuk mengisi daya ponsel lain. Menarik, bukan?

4. Kamera ultra lebar 48 MP.

Satu hal yang membedakan Redmi 9t dengan POCO M3 adalah pada sektor kamera belakangnya. POCO M3 hadir dengan tiga kamera utama yang terdiri dari lensa utama Quad Bayer 48 MP, lensa makro 2 MP dan belum lagi sensor 2 MP.

Redmi 9T juga memiliki kamera ini plus kamera tambahan yakni kamera ultra-wide atau kamera ultra-wide. Absennya kamera ultra-lebar pada POCO M3 dikoreksi pada Redmi 9T.

Kamera ultra-lebar Redmi 9T menawarkan resolusi 8 MP. Kualitas kamera belakang ini secara keseluruhan cukup bagus. Kamera belakang menawarkan kualitas foto yang luar biasa di kelasnya, bahkan dalam kondisi cuaca yang sulit. Foto juga dapat memberikan ketajaman yang baik. Berikut ini adalah contoh hasil jepretan kamera Redmi 9T.

Sedangkan Unbox.ph sendiri menilai kamera Redmi 9T cukup bagus. Hanya saja terkadang ada sedikit masalah dengan dynamic range, terutama saat memotret dengan backlighting yang kuat. Namun, hal ini masih bisa dimaklumi mengingat harganya yang terjangkau sekelas.

Sedangkan untuk kamera depan, Redmi 9T memiliki kamera selfie 8 MP. Kamera dapat menangkap foto yang sangat bagus, dan meskipun terdapat noise di lingkungan yang lebih gelap, hal itu tidak membuat gambar yang dihasilkan menjadi kewalahan.

5. Saya sudah menggunakan dua speaker

Produsen ponsel seringkali mengabaikan kualitas suara dalam kategori harga yang terjangkau. Namun, Xiaomi menunjukkan hal berbeda lewat Redmi 9T. Betapa tidak, ponsel ini merupakan stereo dual speaker yang biasanya jarang terlihat di ponsel entry level. Faktanya, beberapa ponsel kelas menengah jarang memiliki speaker stereo.

Xiaomi sendiri menjanjikan kualitas audio ponsel ini mampu menghasilkan ritme dan feel imersif yang bisa ditingkatkan saat bermain game atau menonton video. Bahkan, Xiaomi mengklaim bahwa kualitas audio ponsel ini bersertifikat Hi-Res Audio.

7. Desain bodi yang menarik

Yang harus Anda akui adalah desain POCO M3 lebih menggiurkan dibandingkan Redmi 9T. Namun, bukan berarti Redmi 9T memiliki desain yang buruk. Untuk kategori harganya, desain ponsel ini cukup baik berkat lapisan bodinya yang bertekstur.

Lapisan bertekstur ini membuat desain Redmi 9T nyaman saat digenggam. Pilihan warna yang tersedia juga sangat menarik, seperti carbon grey, ocean green, dan twilight blue. Namun cukup menarik dari segi desain, namun tentunya tidak semenarik POCO M3.

8. Konektivitas penuh dan bukti percikan.

Jangan berharap NFC pada ponsel murah seperti itu. Dalam kategori harganya, belum ada NFC yang bisa dimengerti. Ini dapat ditutupi dengan mendukung fitur lain seperti konektivitas inframerah yang tentu saja berguna sebagai remote control darurat.

Perlu diingat bahwa ponsel ini sudah menggunakan tipe USB, Bluetooth 5.0, radio FM dan port audio jack 3.5mm. Selain itu, Redmi 9T dilengkapi dengan kemampuan tahan percikan yang membuat ponsel ini sedikit lebih unggul dari ponsel lain.

Padahal, POCO M3 sendiri tidak memiliki fitur ini.

8. Sensor sidik jari di samping

Sensor sidik jari tidak diragukan lagi merupakan sistem sensor keamanan yang banyak digunakan. Tanpa ragu, kehadiran Anda di ponsel ini sangat penting. Menariknya, sensor sidik jari Redmi 9T tidak berada di bodi belakang.

Sensor sidik jari ponsel ini terletak di bagian samping ponsel. Kehadiran sensor sidik jari ini terintegrasi ke dalam tombol power, yang membuat ponsel ini lebih mudah digenggam.

Kehadiran sensor sidik jari di bagian samping menjadi keuntungan yang jelas karena sensor sidik jari di bagian samping biasanya terdapat pada ponsel kelas menengah. Bisa jadi ke depan banyak ponsel murah yang sudah menggunakan sensor sidik jari di bagian samping.

Kekurangan Redmi 9T

Namun, Redmi 9T masih memiliki kekurangan. Berikut kekurangan dari Redmi 9T.

1. Tingkat kecerahan layar bukan yang terbaik

Layar merupakan hal yang penting di Redmi 9T. Pasalnya, di kategori harganya Redmi 9T sudah menawarkan layar IPS berukuran 6,53 inci dengan resolusi 2340 x 1080 piksel atau dikenal juga dengan Full HD Plus. Dukungan resolusi tinggi ini menarik karena ponsel lain di kisaran harga yang sama atau lebih mahal, masih banyak yang menggunakan HD Plus saja.

Apalagi layar ponsel ini sudah kompatibel dengan Widevine L1 sehingga bisa digunakan untuk menonton Netflix dengan kualitas tinggi.

Sejauh ini, tentu saja, tidak ada masalah. Hanya saja Redmi 9T ternyata memiliki kekurangan dalam hal kecerahan layar. Ponsel ini memiliki tingkat kecerahan maksimal hingga 395 nits dengan rasio kontras di atas 1500:1.

Namun menurut Unbox, ph, tampilan layar ponsel ini tidak terlalu bagus saat digunakan di luar ruangan. Artinya tingkat kecerahan layar tidak maksimal. Selain itu, ponsel ini belum mendukung kecepatan refresh atau refresh rate 90Hz, yang sudah dimiliki beberapa ponsel di kategori harganya.

2. Masalah di MIUI 12

Redmi 9T menggunakan antarmuka MIUI 12 berbasis Android 10. MIUI 12 ini memiliki beberapa fitur keren dan sangat relevan bagi pengguna. Hanya saja menurut Unbox.ph kehadiran MIUI 12 cukup mahal untuk sistemnya. Menurutnya, MIUI 12 membuat kinerja ponsel sedikit kurang mengejutkan, meskipun itu bukan masalah besar.

Sumber : Berita Teknologi Terbaru

Anda mungkin juga suka...